Wednesday, 01-12-2021 | 12:17:37 am

Penambangan Emas Tanpa Izin Di Bungo Masih Marak, Ini Kata Ketua Forum Peduli Bungo Hijau Hasan Ibrahim

Penambangan Emas Tanpa Izin Di Bungo Masih Marak, Ini Kata Ketua Forum Peduli Bungo Hijau Hasan Ibrahim Gambar : H.Hasan Ibrahim.,S.Pdi Ketua Forum Peduli Bungo Hijau.

NMCBerita.ID,Bungo - Penambangan Emas tanpa izin ( PETI) di Kabupaten Bungo, masih di garap masyarakat secara ilegal dengan cara menggunakan excavator, akibat sungai di beberapa dusun dan kecamatan menjadi tercemar diantaranya sungai Batang Pelepat dan sungai Limbur lubuk Mengkuang.

Hasan Ibrahim.,S.Pdi selaku ketua Forum Peduli Bungo Hijau mengatakan, penambangan emas yang ada di beberapa dusun khususnya di Kabupaten Bungo selama ini masih dianggap ilegal, karena menggali tanah dengan menggunakan excavator yang mencemari hutan dan sungai, kecuali sudah ditetapkan WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat).

"Dengan ditetapkannya WPR itu pun cara melakukannya penambangan di atur sendiri,"Tegas Hasan Ibrahim.,S.Pdi, ketika di wawancarai via telpon, Minggu (03/01/2021).

Menurutnya, Kabupaten Bungo memang sangat potensi tambang emas diantaranya di Dua Kecamatan yakni Kecamatan Pelepat dan Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang ramai para penambang menggunakan alat Excavator, bahkan di razia tim dari Mapolda dan Mabepolri,"Kata Hasan Ibrahim.

Ia mengaku, saat ini pemerintah Kabupaten Bungo belum bisa menetapkan WPR karena untuk membuat regulasi sangat sulit. Selain itu juga terbentur dengan tata ruang wilayah provinsi Jambi.

"Jadi Kabupaten Bungo belum bisa membuat Perda WPR, padahal potensi tambang emas sangat potensial. Jadi itu di buktikan dengan maraknya penambangan emas tanpa izin,'Pungkasnya.

Menurutnya, WPR yang kemungkinan bisa dibentuk hanya pasir saja, bukan untuk emas.

"Selain itu juga Dan masa'alah PETI ini H.Hasan Ibrahim telah berkomunikasi dengan Bapak Kapolda Jambi dan dalam waktu dekat melakukan pertemuan antara FPH Bungo dengan Kapolda Jambi, baik secara langsung atau daring, Insya'Allah hari Selasa FPH Bungo memulai rapat perdana untuk membahas tentang Peti di Bungo,"Katanya lagi.

Karena sdh menjadi Tekad dari FPH Bungo untuk tetap menjaga Lingkungan jangan porak-poranda serta sungai-sungai tercemar oleh Lumpur dan air raksa.

"Apalagi sekarang di Bungo sudah terbentuk FORDAS (Forum Pengelolaan Das..,), sehingga FPH Bungo telah ada tempat untuk bersinergi dalam mencari Solusi pemberantasan PETI.,Ucapnya.(Nmc03)