Wednesday, 20-10-2021 | 07:21:08 pm

Polres Bungo Gelar Konferensi Pers Terkait Razia Peti

Polres Bungo Gelar Konferensi Pers Terkait Razia Peti Gambar : Konferensi Pers Dan Barang Bukti Yang Diamankan Di Mapolres Bungo, Senin (15/03/2021). Fikar.Nmcberita.ID

NMCBerita.ID,Bungo - Polres Bungo gelar konferensi pers terkait razia penambangan emas tanpa izin di Dusun Batu Kerbau,Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo beberapa hari lalu yang dilaksanakan oleh Bupati Bungo bersama unsur forkompinda Bungo dan dinas terkait.

Hasil dari razia penambangan emas tanpa izin tersebut, Polres Bungo berhasil mengamankan 1 unit alat berat jenis excavator, 3 unit mesin penyedot air (Mesin Sanyo), dan 30 Jerigen jenis solar.

Kapolres Bungo AKBP Mokhammad Luthfi.,S.Ik saat konferensi pers mengatakan, sekitar lima hari yang lalu pihak Pemda Bungo bersama unsur Forkompinda yang terdiri dari TNI dan polri serta dinas terkait melakukan razia penambangan emas tanpa izin di Daerah Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo pada tanggal 12 Maret 2021 yang lalu.

" Hasil dari razia tersebut kami berhasil mengamankan satu unit alat berat jenis excavator, 3 unit mesin penyedot air (Mesin Sanyo), dan 30 Jerigen jenis solar.,"Ujar Kapolres Bungo AKBP Mokhammad Luthfi.,S.Ik.

Barang bukti yang diamankan ini didapatkan di lokasi peti, Dusun Batu kerbau oleh petugas.

"Kita melaksanakan razia peti ini selama lima hari di mulai dari Selasa kemarin hingga hari Sabtu tanggal 12 Maret 2021,Selanjutnya tim razia menemukan 30 jerigen yang berukuran 30 liter jenis solar yang di buang oleh orang yang terlibat pelaku peti di semak-semak,"Kata Kapolres., Senin (15/03/2021).

Sebanyak 30 jerigen yang berukuran 30 liter jenis solar yang didapatkan oleh petugas di semak-semak sekitaran lokasi peti.

"Kapolres menambahkan untuk pelaku hingga saat ini belum berhasil kita temukan, namun upaya-upaya penyelidikan melalui pemeriksaan saksi-saksi atau orang yang mengetahui tentang keberadaan pelaku masih dalam proses.,"Tambah Kapolres.

Pelaku belum bisa di dapatkan oleh petugas, tetapi petugas akan mencari siapa pemilik alat-alat atau barang-barang yang sudah di amankan oleh pihak Polres Bungo.

"Di katakan nya lagi proses pengangkatan barang bukti yang sudah kita amankan ini bentuk nya sangat simpel, waktu kita menuju ke lokasi saja, kita di hadapkan dengan kontur wilayah atau jalan yang naik turun,"Kata Kapolres lagi.

kemudian karena situasi hujan permasalahan jalan yang licin dan sebagainya, kemudian untuk alat ini sendiri juga ditemukan  sejauh 2 Km dengan cara menuruni Bukit. 

"Selanjutnya baru bisa kita mengevakuasi membawa naik alat penyedot air ini kurang lebih dengan berjalan kaki sejauh 2 km kemudian untuk barang bukti solar disembunyikan oleh para pelaku peti,"Pungkasnya.

Bagi para pelaku yang didapatkan nanti, sesuai dengan undang-undang no 18 Tahun 2013 Pasal 17 dengan ancaman paling lama 15 tahun, dan denda paling sedikit Rp 15 Milyar.