Wednesday, 20-10-2021 | 08:40:08 pm

Razia Ke Lokasi Peti Bupati Bungo Bersama APH Amankan 1 Alat Excavator

Razia Ke Lokasi Peti Bupati Bungo Bersama APH Amankan 1 Alat Excavator Gambar : Bupati Bungo Bersama APH Razia Peti, Di Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat

NMCBerita.ID,Bungo -Satu alat berat yang digunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat akhirnya di amankan oleh aparat penegak hukum, alat berat tersebut di tinggal oleh pemiliknya Rabu (10/03) pagi.

Proses penagkapan alat berat disaksikan langsung oleh pihak Bupati Bungo, Polres Bungo, Kodim 0416/ Bute, bersama personil sebanyak dua ratus lebih.

Kapolres Bungo, AKBP Mokhamad Lutfi menyebutkan bahwa ada satu unit alat yang dikeluarkan. Dimana sebelumnya terdapat informasi dari masyarakat alat yang beroperasi, dan satu unit di tinggal oleh pemiliknya saat personil polisi dan TNI masuk kelokasi.

"Sebelumnya kita sudah mengeluarkan imbauan agar para pelaku PETI mengeluarkan alatnya hingga pada bulan lalu dan ada empat alat sudah keluar lebih dulu. Dan pada hari kita berhasil amankan alat berat dan nanti barang bukti kita bawak ke kantor," sebut Kapolres Bungo.

Sementera itu Lutfi, mengatakan pengeluaran alat tersebut tidak semudah itu karena kondisinya mati tidak bisa di hidupkan kita lagi memanggil mekanik untuk bisa di hidupkan lalu di Bawak ke kantor menggunakan mobil teronton,"ucap Polres Bungo.

Terpisah Bupati Bungo H Mashuri menghimbauan ini agar masyarakat tidak lagi menambang emas ilegal karena bisa segerah melawan hukum, bagi masyarakat yang mengeluarkan alat berat dalam masa waktu yang di tentukan farkopimda memberi jaminan tidak akan ada tindakan hukum.

Hal seperti itu di lakukan untuk memberi kesadaran bagi pelaku peti dan kemungkinan besar itu semu masyarakat kita juga untuk memilih pekerjaan lainnya guna kebaikan bersama,"

ucap Senada juga di sampaikan, Komandan Kodim 0416/ Bute, Letkol Inf  Arianto Maskare Subagio, S.Sosang ikut dalam penertipan tersebut juga memastikan lokasi tersebut steril dari alat berat.

"Lantaran kondisi cuaca (hujan) yang tidak mendukung, lokasi yang jauh, medannya sangat ekstrem makanya hari ini kami baru bisa masuk. Berapa hari lalu sudah di cek ke dalam oleh anggota Polres dan Kodim menemukan satu unit Eksavator yang di tinggal pemiliknya dengan mengelabui petugas dengan meletakan samping alat pemilik PT Mugitriman internasional," kata Dandim.

Berbeda Mirul dari Lembaga Adat Dusun Batu Kerbau dan Dusun Baru menyampaikan terimakasih kepada pihak kepolisian, TNI dan pemerintah daerah yang sudah menyelesaikan persoalan PETI.

"Kami juga berharap kedepan ada solusi juga dari pemerintah. Karena, selama ini cukup banyak masyarakat yang bergantung hidup dengan aktifitas PETI. Jadi akan ada masyarakat yang akan kehilangan pencarian ," Sebutnya.